Image
14-11-2016 1032

KEGIATAN VERIFIKASI DAN VALIDASI DATA ALIH FUNGSI GURU SMA/SMK TAHUN 2016

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Verifikasi dan Validasi Data Alih Fungsi Guru SMA/SMK Tahun 2016, sebagai salah satu Kegiatan Dukungan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Guru Dan Tenaga Kependidikan. DSC_4864JPGSalah satu arah kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan adalah meningkatkan kualitas pendidikan vokasi serta pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Presiden telah mengeluarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia.   Peserta Kegiatan Verifikasi dan Validasi data alih Fungsi Guru SMA/SMK terdiri dari 5 orang setiap kabupaten/kota yang terdiri dari: -          1 Orang Pengawas SMA Kabupaten/Kota -          1 Orang Pengawas SMK Kabupaten/Kota -          1 Orang MKKS SMA Kabupaten/Kota -          1 Orang MKKS SMK Kabupaten/Kota -          1 Orang Operator Alih Fungsi Guru kabupaten/Kota   Sehingga jumlah peserta berjumlah 75 orang Tujuan Agenda yang akan dilaksanakan/dibahas dalam kegiatan ini untuk Memverifikasi dan Validasi Data Alih Fungsi Guru SMA/SMK Hasil yang diharapkan berupa Data peserta, data guru pendamping dan data Sekolah tempat magang yang valid.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Lampung Drs. HERY SULIYANTO, M.M mebuka secara resmi kegiatan ini di Hotel Arinas tanggal 8 Nopember 2016. Beliyau menyampaikan dengan program alih fungsi guru tersebut, diharapkan dapat memenuhi kekurangan guru produktif di sekolah menengah kejuruan (SMK), bertujuan Untuk Meningkatkan kompetensi guru SMK dan SMA yang mengampu mata pelajaran adaptif untuk memperoleh kompetensi keahlian tambahan dan mampu menjadi guru mata pelajaran produktif di SMK, memenuhi kebutuhan guru produktif di SMK khususnya untuk 4 bidang prioritas yaitu maritim/kelautan, pertanian, ekonomi kreatif, pariwisata, serta teknologi dan rekayasa.
Manfaat : 1.       Guru memperoleh sertifikat pendidik dan sertifikat keahlian sesuai dengan kompetensi keahlian. 2.       Proses pembelajaran di SMK lebih optimal sesuai dengan prinsip profesionalisme dan kewirausahaan. 3.       Lulusan SMK mempunyai kompetensi yang sesuai dengan bidang keahlian sehingga mampu bersaing di dunia kerja terutama menghadapi MEA.